Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Buka Peluang Koalisi Golkar-PKB-PD Usung Iwan Saputra-Atam Rustam
[caption id="attachment_31692" align="aligncenter" width="813"]
KH. Atam Rustam dan Iwan Saputra. (Foto: RMOLJabar)[/caption]
kabargolkar.com, TASIKMALAYA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tasikmalaya akan mendukung penuh KH. Atam Rustam untuk maju sebagai kandidat calon bupati (Cabup) atau calon wakil bupati (Cawabup) di Pilkada 2020 mendatang.
Demikian dikatakan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Kabupaten Tasikmalaya, Asep Hernandi, Senin (18/11). "Bila Pak Haji Atam (Rustam) bersedia maju sebagai kandidat cabup atau cawabup tentunya seluruh pengurus dan kader PKB akan mendukung, sami'na wa atha'na," ungkapnya.
Terlebih, kata Asher panggilan akrab Asep Hernandi, bila Surat Keputusan (SK) DPP PKB menetapkan KH. Atam Rustam sebagai cabup atau cawabup di Pilkada 2020 mendatang. "PKB dan NU tidak bisa dipisahkan, jadi bila ada kader yang bersedia maju di Pilkada tentunya seluruh kader partai akan mendukung secara total," ucapnya.
Wacana pemaketan Iwan Saputra-Atam Rustam, menurut Asher, merupakan pasangan yang sangat ideal untuk maju di Pilkada 2020. "Pasangan tersebut (Iwan Saputra-Atam Rustam') Cocok sekali," tegasnya.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, pertemuan Ketum Airlangga Hartarto dan Iwan Saputra merupakan sebuah sejarah. "Kang Iwan Saputra kan bukan siapa-siapa bagi Partai Golkar, sejarah keterikatannya begitu kental karena putra dari mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya," kata Dedi Mulyadi, beberapa waktu lalu.
Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, Partai Golkar pasti memberikan dukungan kepada Iwan Saputra. Maka dari itu tingkat elektabilitasnya harus semakin tinggi. "Pada prinsipnya Partai Golkar siap mendukung Iwan Saputra dan sangat dimungkinkan satu calon bupati yang diusung Golkar," ujarnya.
Menurut Dedi, mulai minggu depan Partai Golkar akan menurunkan tim survei ke Kabupaten Tasikmalaya dan dengan siapa Iwan Saputra berpasangan tentu yang bisa menaikan elektabilas dirinya. "Kang Iwan sosok birokrat yang mewakili kaum nasionalis-religi, maka untuk itu perlu pasangan yang memiliki kriteria religi," tuturnya.
Jadi, lanjut Dedi, untuk pasangannya tergantung elektabilitas dan tentu memiliki potensi untuk menang juga menyempurnakan yang dimiliki Iwan Saputra. "Kalau Kang Iwan punya point enam, berarti pasangannya tinggal menambah tiga jadi jumlahnya sembilan, pada prinsipnya Golkar siap mendukung Kang Iwan Saputra," pungkasnya.
Dukungan maju sebagai cabup atau cawabup bagi Atam Rustam bukan dari PKB saja tetapi Partai Demokrat pun siap mengusung Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya tersebut. Bila wacana tersebut terjadi berarti Iwan Saputra-Atam Rustam akan diusung Golkar, PKB dan Demokrat. (
rmol)