13 Agustus 2020
Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Tutup Munas Golkar Malam Ini
  Administrator
  05 Desember 2019
  • Share :
[caption id="attachment_32664" align="aligncenter" width="780"] Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. (Foto: Puspen Kemendagri/detikcom) [/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) X Golkar akan ditutup malam ini. Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan menutup forum pemilihan Ketum Golkar 2019-2024 itu. "Nanti malam jam 19.00 WIB akan ditutup oleh Wapres KH Ma'ruf Amin," kata Ketua DPP Golkar demisioner Ace Hasan Syadzily di lokasi Munas, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019). Malam tadi, Rabu (4/12), Golkar resmi mengesahkan dan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketum periode 2019-2024. Airlangga diusulkan secara tunggal oleh seluruh pemilik suara Munas Golkar. Total pemilik suara Golkar berjumlah 558. Selanjutnya, para pengurus DPP Golkar 2014-2019 dinyatakan demisioner. Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar 2019-2024 akan menyusun kepengurusan yang baru. "Sudah demisioner. (Airlangga) aklamasi," ucap Ace. Munas Golkar hingga pagi ini masih berlanjut sebelum ditutup malam nanti. Agenda Munas Golkar adalah rapat tiga komisi. Komisi A membahas organisasi dan rekomendasi, Komisi B membahas program umum dan Komisi C membahas pernyataan politik. "Hari ini kami tetap akan melaksanakan agenda rapat-rapat komisi yang dibagi menjadi tiga," jelas Ace.

Airlangga Terpilih Secara Aklamasi

Dalam proses menuju Munas X ini, Partai Golkar bergejolak hebat. Airlangga Hartarto sejak awal secara terang-terangan ditantang Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dinamika pertarungan Airlangga dan Bamsoet bak roller coaster. Bamsoet, setelah ditunjuk sebagai Ketua MPR, sempat menyatakan cooling down atau 'rehat sejenak' dari pentas caketum Golkar. Pada akhirnya Bamsoet kembali menyatakan dan mendaftarkan diri sebagai caketum Golkar. Langkah Bamsoet diikuti sejumlah kader lain hingga Golkar punya 9 kandidat caketum yang mendaftar. Sebelum Munas berlangsung pada Selasa (3/12), kandidat caketum Golkar yang dinyatakan lolos administrasi hanya 5 orang dari total 9 pendaftar. Mereka yang lolos administrasi adalah Ridwan Hisjam, Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Agun Gunandjar, dan Ali Yahya. Empat nama lain, yakni Aris Mandji, Derek Loupatty, Indra Bambang Utoyo, dan Achmad Annama, dinyatakan gagal memenuhi prasyarat administrasi. Namun, sebelum malam pembukaan, 3 dari 5 kandidat caketum Golkar menyatakan mundur. Mereka adalah Bamsoet, Agun Gunandjar, dan Ali Yahya. Bamsoet mengatakan pengunduran dirinya terasa pahit, namun demi keutuhan Golkar harus dilakukan. Dia mundur setelah bertemu dengan Airlangga dan Luhut Binsar Pandjaitan di Kemenko Maritim dan Investasi sore sebelum munas. "Kebesaran hati untuk menerima fakta politik, sangat dihargai. Kita semua tahu bahwa sebenarnya titik kemenangan sudah terjangkau. Tapi sudahlah. Kita harus dahulukan kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan Partai Golkar," kata Bamsoet dalam keterangannya. Setelah 3 caketum itu mundur, Airlangga otomatis hanya tinggal berhadapan dengan Ridwan Hisjam. Namun Ridwan Hisjam seperti tak berdaya melawan Airlangga lantaran dalam pemandangan umum pengurus DPD tingkat I-II serta ormas dan sayap Golkar, Rabu (4/12), semuanya menyatakan memilih Airlangga Hartarto. "Karena ini lapangnya suasana dalam keadaan kondisi yang sejuk tidak ada calon lagi, sepakat kah dalam forum rapat Munas X ini untuk mempersingkat dan kami tetapkan sebagai Ketua Umum DPP Golkar periodisasi 2019-2024, setuju?" kata Ketua Sidang Munas Golkar Azis Syamsuddin di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12) malam dan disambut teriakan 'setuju' oleh peserta munas. Sekretaris panitia sidang Munas Golkar M Sarmudji lantas membacakan keputusan munas. Airlangga langsung ditetapkan sebagai Ketum Golkar malam itu. "Mengangkat dan mengesahkan Saudara Ir Airlangga Hartarto sebagai Ketum DPP Golkar masa bakti 2019-2024," ucap Sarmudji. (detik)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.