Pada akhirnya, RAPIMNAS ini bukan hanya tentang GOLKAR. Ia adalah cermin bagi politik Indonesia secara luas. Bahwa keberlanjutan demokrasi tidak ditentukan oleh siapa yang paling lama berkuasa, melainkan oleh siapa yang paling mampu membaca perubahan makna di dalam masyarakatnya.
Dalam antropologi, itu disebut kematangan budaya.
Dalam politik, barangkali itulah kepemimpinan sejati.
Muh. Arman Alwi.
Pengurus Badan Saksi Nasional Partai GOLKAR (BSNPG).