kabargolkar.com, JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar Christina Aryani mengatakan pihaknya mengapresiasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta mulai Senin (8/6/2020). Namun, ada sejumlah catatan yang perlu diingatkannya agar bisa menjadi perhatian bagi pemerintah provinsi.
"Saya menyambut baik new normal atau yang dikenal sebagai PSBB Transisi untuk DKI Jakarta, tentunya dengan beberapa catatan," kata Christina, Senin (8/6/2020).
Pertama, Christina mengatakan bahwa wabah atau pandemi virus corona masih ada sehingga potensi terjangkitnya masyarakat juga tetap ada. Sehingga perlu untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat mengenai potensi tersebut. Harapannya, kepatuhan pada protokol kesehatan tetap tinggi di tingkat pelaku usaha maupun konsumen.
Diingatkan oleh Christina, ikhtiar pemerintah menangani pandemi tidak akan berhasil tanpa dukungan serta kerja sama masyarakat. "Hal kedua, prinsipnya harus jelas bahwa kita semua harus mencegah kegagalan new normal dengan tekad kuat dan kesadaran penuh mematuhi protokol kesehatan," kata Christina.
Ketiga, harus ada upaya jelas mengantisipasi kemungkinan masyarakat yang masih kebingungan terkait new normal. Maka informasi dan diseminasinya menjadi sangat penting dan harus terus dilaksanakan.
"Masyarakat harus dicerahkan bahwa jika terjadi kegagalan dalam pelaksanaan transisi atau new normal, kita semua akan kembali bergerak mundur bergulat menghadapi gelombang kedua penularan," ungkapnya.
Keempat, porsi peran lebih besar harus diberikan kepada aparat Polri dan TNI yang bertugas membantu mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. "Dalam hal ditemukan individu yang tetap sulit diingatkan, sanksi harus diterapkan," tegasnya.