Kabargolkar.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Dave Laksono meyakini Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua mendapat dukungan dari kelompok teroris internasional. Kecanggihan senjata serta peralatan mereka jadi bukti. Oleh karena itu, mereka perlu diberantas dengan kekuatan bersenjata penuh agar tidak banyak memakan korban kalangan militer maupun masyarakat sipil di provinsi tersebut.
“Bukan lagi kekhawatiran, tapi memang ada keterlibatan teroris internasional di Papua,“ kata Dave dalam diskusi bertajuk “Peran TNI dalam Menumpas KKB di Papua” di Gedung DPR, Selasa (27/4).
Selain Dave, nara sumber lain pada diskusi yang diadakan Biro Pemberitaan MPR adalah Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Anggota MPR asal Papua Yan Permenas dari Fraksi Gerindra.
Dave mengatakan keterlibatan kelompok teroris internasional sangat terlihat dalam gerakan bersenjata tersebut. Ia menyebutkan adanya sejumlah jejak kegiatan di luar negeri, termasuk di Belanda. Namun, Dave tidak menyebut nama kelompok teroris dari luar negeri yang terlibat di Papua.
Ketua Umum Kosgoro 1957 itu menegaskan salah satu tindakan KKB yang layak disebut sebagai tindakan teroris. Menurut Dave mereka menebar teror atau ketakutan kepada penduduk sipil. Mereka juga pernah membunuh pekerja infrastruktur jalan.
“Dari awal saya tidak mau menyebut mereka Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mereka adalah kelompok teroris separatis,” kata politisi Senayan tersebut.
Karena itu dia mengatakan pendekatan hukum dan ekonomi saja tidak cukup untuk menghadapi mereka. Apalagi persenjataan yang mereka gunakan cukup canggih sehingga bisa menewaskan perwira tinggi militer Indonesia dengan tembakan tepat di kepala.