Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Komisi II, Arsyadjuliandi Rachman mendorong sinergi padu antara pemerintah daerah di Riau dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) dalam meningkatkan daya saing industri kecil menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan mantan gubernur Riau ini saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Dumai dengan tema Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Daya Saing IKM dengan Memanfaatkan Keberadaan BSN di Riau di Pendopo Pemerintah Kota Dumai, Kamis, (22/7/2021).
"Sinergi yang apik antara pemerintah daerah dan BSN ini juga bisa menjadi salah satu langkah pemulihan ekonomi di masa pandemi. Jadi banyak manfaatnya. Makanya harus segera dilakukan," kata anggota Fraksi Golkar DPR RI ini.
Andi Rachman yang sedang menjalani masa reses sidang V tahun 2020-2021 ini menyebutkan kegiatan ini selaras dengan program Komite Penanggulangan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN). Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Dumai atas terselenggaranya kegiatan ini. Juga ucapan terima kasih kepada sejumlah Stake Holder seperti Kadin Riau dan Dumai yang sudah bersedia memfasilitasi kegiatan ini.
Ia sengaja memilih Dumai karena angka angka pertumbuhan ekonomi dan produk domestik bruto (PDRB) di masa pandemi ini memperlihatkan kondisi yang baik.
Terutama industri pengolahan di Dumai juga memberi kontribusi yang besar. Kerja sama dengan BSN ini bisa untuk meningkatkan sektor industri pengolahan itu ke depan.
Sehingga diharapkan IKM dan UMKM bisa bersinergi dengan industri pengolahan menengah dan besar yang ada di Dumai. Dumai punya potensi besar untuk tumbuhnya IKM yang mendukung industri industri besar pengolahan di sana. Misalnya Pemerintah Kota Dumai bisa mendorong tumbuhnya IKM pengolahan logam, baut atau pembuatan suku cadang pabrik.