Kabargolkar.com - Imbas anggota DPRD DKI F-PSI adu mulut dengan polisi karena kena aturan ganjil-genap. Anggota Komisi III DPR Supriansa menilai seharusnya anggota dewan mengakui kesalahannya jika memang tidak sesuai dengan aturan.
"Mestinya anggota DPR tidak perlu marah-marah di depan polisi jika sadar akan kesalahannya," kata Supariansa, kepada wartawan.
Supriansa mengatakan anggota dewan sama statusnya dengan pengendara lain di jalan. Siapapun menurutnya harus untuk kepada aturan yang berlaku.
"Saya kira tidak ada istimewanya anggota DPR dalam berkendara. Semua pakai jalan sama statusnya harus tunduk pada aturan lalu lintas jalan. Wakil rakyat tidak perlu arogan mestinya memberi contoh yang baik," ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Bakumham Golkar ini berpesan agar polisi lebih bijak dalam mengawasi kebijakan ganjil genap tersebut. Polisi harus memprioritaskan masyarakat yang hendak ke rumah sakit.
"Di sisi lain saya berharap polisi bisa sedikit bijaksana apabila menemui masyarakat yang buru-buru menuju rumah sakit jika ada yg mengantar orang sakit ke rumah sakit. Apalagi di masa pandemi seperti ini," ujar Supriansa.