Kabargolkar.com – Mulai pada 1-14 Mei 2023 KPU membuka pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) jelang Pemilu 2024. Bakal calon legislatif akan diajukan sebagai anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.
Tak jarang partai politik sering mengusung selebritis sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024, bahkan ini bukanlah suatu hal yang baru untuk negeri ini, dengan tujuan meningkatkan elektabilitas partai untuk meraup suara dari masyarakat. Padahal nyatanya, popularitas selebritas di panggung hiburan tidak menjamin keandalan mereka di dunia politik. Partai politik sejatinya yang menaungi untuk memberikan tanggung jawab pendidikan politik, kaderisasi, dan seleksi kepemimpinan.
Fungsonaris Partai Golkar, Abraham Sridjaja, pun memiliki sudut pandang yang sama tekait hal tersebut, baginya masyarakat perlu diedukasi untuk memilih wakil rakyatnya, karena selama ini masyrakat cenderung memilih pemimpin berdasarkan yang mereka kenal/suka, bukan berdasarkan hasil kinerja yang diberikan untuk masyarakat.
"Sangat miris saya waktu melihat banyaknya Caleg dengan modal popularitas karena artis atau selebgram atau apapun itu. Obral janji kepada masyarakat bahwa Caleg tersebut mampu menyelesaikan masalah yang diluar tugas dan fungsi pokok seorang anggota legoslatif. Sama saja dengan membodohi dan membohongi masyarakat. Ujung-ujungnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada DPR semakin menurun, DPR dianggap berkumpulnya para pembohong karena ulah oknum-oknum tersebut," keterangan tertulisnya yang dikutip melalui postigan instagram pribadinya @abrahamsrijaya pada Selasa, (30/5/23).
Partai politik seharusnya menjadi wadah rekrutmen calon-calon anggota legislatif, melahirkan wakil-wakil rakyat yang berkualitas, berintegritas, dan berkomitmen pada rakyat. Karena mau bagaimanapun partai politik memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi yang signifikan bagi sistem perpolitikan nasional yang bersifat dinamis.
"Maka dari itu, pilihlah anggota DPRD maupun DPR-RI yang kompeten bukan yang hanya bermodalkan terkenal. Partai Politik pun seharusnya menyaring dan memfilter terhadap Calegnya yang akan maju dalan kontestasi Pemilu, jadi kesannya bukan hanya untuk meraup suara, namun kita pikirkan betul untuk membangun negeri kita tercinta ini." tutupnya.