kabargolkar.com, GIANYAR - Turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam rancangan APBD Perubahan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2021 membuat Fraksi Golkar DPRD Gianyar mendorong pihak eksekutif dalam hal ini Pemkab Gianyar untuk melakukan sejumlah strategi.
Fraksi Golkar DPRD Gianyar mendorong agar Pemkab Gianyar merancang pariwisata yang memiliki aspek diferensiasi tinggi, dalam pemulihan (recovery) pariwisata. Kemudian pemerintah harus mengawal pemanfaatan dan distribusi dana agar tepat sasaran.
"Kemudian kami mendorong industri kreatif seperti kerajinan tangan, barang kesenian, kuliner ramah lingkungan , industri rumah tangga, dan lainnya untuk tumbuh dan berkembang sehingga mampu membuka lapangan kerja untuk menampung tenaga kerja yang terdampak PHK sektor pariwisata sehingga diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi Gianyar," papar anggota Fraksi Golkar DPRD Gianyar, I Wayan Gede Sudarta saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar terhadap rancangan APBD Perubahan Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2021, Selasa (31/8).
Disamping itu, Fraksi Partai Golkar sangat mengharapkan pemerintah kedepannya mengupayakan langkah penyaluran stimulus Bidang Ekonomi, Penggerak Koperasi dan pelaku UMKM dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru dalam membangun pasar dengan mengenali perubahan perilaku konsumen dan transformasi secara pro aktif. "Pemerintah daerah agar konsisten mendorong melindungi dan mempermudah kalangan dunia usaha baik UMKM maupun investasi melalui kemudahan perijinan sejalan dengan kebijakan yang di ambil oleh pemerintah pusat," imbuhnya.
Dengan demikian, kedepannya akan mampu menyediakan lapangan pekerjaan sehingga bisa meminimalisir angka pengangguran dan tingkat kemiskinan.
Sebelumnya, Bupati Gianyar I Made Mahayastta menyampaikan bahwa rencana PAD dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp.757,609 Miliar lebih, dibandingkan PAD Induk Tahun Anggaran 2021, mengalami penurunan sebesar Rp.127,188 Miliar lebih atau 14,37 persen.