kabargolkar.com - Fraksi Golkar DPRD Gianyar mendorong Pemkab Gianyar agar dapat mengakomodir seluruh tenaga pendidik yang belum lolos seleksi PPPK tahun ini di tahun 2024 mendatang. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Angaran 2022, Senin (5/6).
Dalam pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan oleh I Wayan Gede Sudarta, disampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi Bupati Gianyar beserta jajarannya yang telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Diantaranya melalui kegiatan yang diarahkan pada pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing program yang dilaksanakan di tahun 2022 menunjukan hasil yang mengembirakan. Dimana presentase angka kelulusan untuk SD dan SLTP telah mencapai 100 persen. “Kami Fraksi Golkar sangat mengapresiasi langkah mulia saudara Bupati dalam upaya Peningkatan SDM masyarakat Gianyar dan juga dengan di wujudkannya Pembangunan SMP N 4 Ubud dan juga di bangunnya SMP N 4 Gianyar,” tegasnya.
Disamping itu, Fraksi Golkar juga mendorong pihak eksekutif agar dalam perekrutan Guru PPPK di Tahun 2024 dapat mengakomodir seluruh kekurangan pengajar di segala tingkatan dan bagi mereka yang belum lolos di tahun ini agar menjadi skala prioritas dalam pengajuannya.“Dan juga kami usulkan formasi untuk guru tingkat anak-anak, karena masih banyak kekurangan guru pengajar di TK baik negeri maupun swasta,” imbuhnya.
Kemudian dibidang kesehatan, Fraksi Golkar juga mengusulkan agar Dinas Kesehatan lebih intens turun ke masyarakat bersosialisasi tentang penyakit yang mewabah di daerah sehingga pencegah dapat dilakukan semaksimal mungkin. Terutama pada penyakit yang penularannya sangat aktif dan juga memberi informasi yang valid ke media dalam mengantisipasi informasi Hoaks kepada masyarakat yang tentunya akan menimbulkan kepanikan.
“Dengan meningkatnya kasus gigitan anjing yang dalam kurun waktu sebulan mencapai ratusan orang di Kabupaten Gianyar sesuai data dari Dinas Kesehatan, kami mohon kepada Dinas Pertanian yang membidangi kesehatan hewan untuk segera melakukan upaya pencegahan guna menghindari korban jiwa karena Rabies,” tandasnya.