Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Prilaku Seks Meyimpang di Prajurit TNI, Ini Tanggapan Legislator Golkar di Senayan
  Nyoman Suardhika   07 Oktober 2021
Credit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Seorang anggota TNI di Surabaya dipecat dan dipenjara 6 bulan karena terbukti melakukan hubungan seks sesama jenis kepada delapan anggota TNI lainnya. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Dave Laksono menilai perilaku penyimpangan seksual di lingkungan TNI harus ditanggapi serius.

"Kejadian yang serius ini harus ditangani dengan berbagai macam cara. Karena ini bukan hanya masalah disiplin saja. Ini juga harus didalami kenapa hal ini kerap terjadi," kata Dave kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Dave memberikan beberapa masukan kepada TNI. Pertama, dia meminta agar TNI mendalami perilaku calon prajurit dalam proses rekrutmen.

"Jadi proses rekrutmen juga harus direvisi, agar bisa lebih melihat perilaku seorang prajurit tersebut," kata dia.

Selain itu, Dave menyarankan agar asrama prajurit juga dibenahi. Seperti apakah ada hal yang memicu perilaku menyimpang itu terjadi karena tinggal dalam penampungan atau asrama.

"Dan juga harus dilihat situasi dan kondisi dari tempat penampungan para anggota TNI. Apakah ada hal-hal yang dapat memicu perilaku tersebut atau memang sudah menjadi bawaan sebelumnya," kata dia.

"Bukan hanya mentalitas para prajurit, akan tetapi juga semua aspek dari kehidupan para anggota TNI. Apakah ada hal-hal dalam tradisi TNI yang dapat membuat para personel TNI menjadi berubah perilaku seksualnya," sambungnya.

Dave juga menanggapi oknum anggota TNI di Surabaya yang dipecat dan dipenjara. Menurutnya, menghukum saja tidak akan menyelesaikan persoalan.

"Tentu saja menghukum mereka yang melakukannya tidak akan menyelesaikan masalah," katanya.

Lebih lanjut, Dave berbicara kemungkinan anggota TNI dengan seks menyimpang tidak terungkap. Dia khawatir hal itu akan menjadi bom waktu.

"Bagi para prajurit yang juga terpapar dan tidak tertangkap, hanya akan membuat mereka memendam dan semakin tertutup. Dan pastinya akan seperti bom waktu yang akan meledak di kemudian hari," kata dia.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.