Kabargolkar.com - Viral upacara pernikahan pria yang berprofesi sebagai hansip (pertahanan sipil) atau ketertiban Linmas.
Hansip tersebut diketahui bernama Sabel yang menikahi Mimih Yani. Yang unik dalam acara pernikahan tersebut, terdapat upacara cabut golok.
Upacara cabut golok dalam pernikahan hansip Sabel dan Mimih Yani mirip seperti upacara pedang pora di pesta pernikahan perwira TNI-Polri.
Para hansip berbaris dan kemudian melingkari Hansip Sabel dan Mimih Yani.
Kemudian mereka mengeluarkan parang dan mengarahkannya ke atas seperti upacara pedang ala militer atau polisi.
Video upacara cabut golok di pernikahan hansip Sabel diunggah melalui media sosial anggota DPR, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi nampak mendampingi hansip Sabel yang diangkat layaknya prosesi Sisingaan diikuti oleh keluarga dan tetangga.
Dalam videonya, Dedi Mulyadi menyebut lokasi prosesi Nyawang Bulan itu berada di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Menurut Dedi Mulyadi, Hansip Sabel adalah sahabatnya sejak keduanya duduk di bangku Sekolah Dasar (SD)
"Hansip Sabel akhirnya menikah dengan Mimih Yani melalui upacara cabut golok," tulis Dedi Mulyadi dalam keterangan di Akun Youtubenya.
Dedi Mulyadi menceritakan bahwa hansip Sabel menikah kembali setelah ditinggal pergi oleh mantan istrinya selama 9 tahun.
Hansip Sabel yang dalam pernikahannya tetap memakai pakaian hansip disambut di upacara Mapag Penganten kala bertemu dengan Mimih Yani.
Para hansip kemudian membentuk barisan dan melingkari hansip Sabel dan Mimih Yani.
Kemudian dari pihak keluarga memberikan barang seserahan hansip Sabel.
Selanjutnya keduanya melakukan ijab kabul di area pernikahan yang berlatar belakang sawah.
Dedi Mulyadi dalam pernikahan tersebut, mengaku menjunjung tinggi profesi hansip yang sering dianggap sebagai lelucon.
"Hansip adalah profesi mulia yang mesti dihargai karena keikhlasan anggotanya yang mengabdi dengan hati," ucap Dedi Mulyadi.
Warganet pun heboh dengan pernikahan dua sejoli tersebut bak pasangan raja dan ratu.
Saat pernikahan penjaga Sabel dan Mimih Yani setiap virus di media sosial.