Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Bobby Rizaldi terus menyoroti bursa calon panglima TNI.
Anggota Komisi I DPR ini pun memantau sosok Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang dinilai kuat dan cocok menjadi Panglimat TNI.
Meski begitu, Bobby mengatakan, selama SurPres (Surat Presiden) tentang panglima belum dikirimkan ke DPR, semua Kepala Staf TNI masih berpeluang menjadi panglima.
“Kami di Komisi 1 tetap obyektif selama belum ada surpres ke DPR, semua Ka Staff memiliki peluang yang sama menjadi Panglima TNI stelah pak Hadi pensiun. Kehadiran KSAD di event bersama Presiden, tidak perlu dijadikan spekulasi bahwa peluang menjadi Panglima TNI lebih besar dari Ka staff lain,” kata Bobby saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (31/10/2021).
Lebih lanjut, apabila benar nantinya Presiden Jokowi mengusulkan KSAD Andika, Bobby mengklaim Komisi I pasti akan mendukung hal tersebut.
“Bila pak Andika yang diusulkan bapak Presiden, saya yakin komisi 1 akan 100% mendukung,” tutup Bobby.
Sebelumnya diberitakan, Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyatakan kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa untuk melepas keberangkatan Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke Eropa bukan hal istimewa.
Menurut dia, meski mengawal keberangkatan Jokowi, hal tersebut bukan berarti kode Andika yang akan terpilih menggantikan posisi Panglima TNI.
“Sebenarnya enggak ada yang istimewa ya dari peristiwa ini. Pelepasan keberangkatan Presiden ke luar negeri memang agenda protokoler kenegaraan yang lazimnya dihadiri oleh pimpinan TNI-Polri dan kepala daerah setempat,” kata Khairul saat dikonfirmasi, Sabtu (30/10/2021).