Pria berusia 50 tahun itu berniat untuk melakukan pembongkaran warung untuk mendapatkan perbaikan yang layak. Ia merasa miris lantaran warung di halaman Baznas nampak kumuh dan tak banyak mendatangkan pembeli. Namun, hal itu justru membuat Ketua Baznas Purwakarta menghampiri Dedi dan menyampaikan perbedaan pendapatnya.
"Hari ini saya mulai untuk pembongkaran warung ini untuk ditata dan dibuat warung yang lebih baik. Sekarang ini, halaman kantor Baznas kumuh, kan bisa ditata, warungnya dirapikan sehingga nanti modal usahanya berkembang dan pembelinya pada datang. Gak kayak sekarang," ujarnya.
"Ya buat istirahat menunggu selama warung dibenerin ya sudah dibekali. Karena kan kalau gak jualan warung sehari, gak bisa beli beras," katanya