Kabargolkar.com - Semakin maraknya aksi penimbunan minyak goreng saat ini, telah membuat Komisi III DPR RI murka.
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta pemerintah dan Satgas Pangan Polri untuk serius dalam menangani kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat.
Jika tak dilakukan aksi sigap, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengkhawatirkan kelangkaan minyak goreng ini akan menjadi berkepanjangan.
"Pemerintah dan stakholder terkait harus memberikan sebuah solusi, jangan sampai ada korban jiwa demi mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari hari," kata Andi saat dihubungi wartawan, Selasa (22/2/2022).
Andi menilai, saat ini banyak oknum yang sengaja memanfaatkan situasi dan kondisi dari kelangkaan minyak goreng, untuk mencari keuntungan lebih dengan cara menimbun.
"Tindakan pelaku sangat tidak terpuji dan sangat zalim, di mana hati nurani mereka di saat orang lain sedang kesusahan dan membutuhkan. Bagaimana jika keluarga mereka mengalami hal serupa di saat kesusahan, Saya sangat geram dan mengutuk hal tersebut," tegasnya.
Di sisi lain, Andi Rio mengapresiasi Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan yang berhasil menangkap oknum yang diduga melakukan penimbunan dan penjualan minyak goreng diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Saya apresiasi dan meminta tindak tegas oknum produsen minyak goreng curah yang mengalihfungsikan untuk kebutuhan rumah tangga dan dijual dengan harga yang cukup tinggi," tutupnya.