Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Serap Anggaran APBN TA 2022, Legislator Golkar Dorong BMKG dan Basarnas Fokus Pada Isu Ini
  Nyoman Suardhika   10 September 2022
Gredit Photo / Kumparan

Kabargolkar.com - Komisi V DPR RI mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/Basarnas), untuk meningkatkan capaian serapan anggaran pada APBN TA (Tahun Anggaran) 2022.

Alasannya, berdasarkan laporan yang diterima Komisi V DPR RI, capaian anggaran BMKG per Agustus 2022 pada program dukungan manajemen dan realisasi keuangan baru mencapai 54,96 persen dan realisasi fisik mencapai 64,41 persen. 

Sementara, capaian anggaran BNPP/Basarnas per bulan Agustus pada program dukungan manajemen realisasi keuangan baru mencapai 58,15 persen dan realiasasi fisiknya mencapai 65,03 persen. 

Sementara pada pertolongan kecelakaan dan bencana realisasi keuangannya hanya mencapai 41,08 persen dan realisasi fisiknya sebesar 46,11 persen.

“Kami minta peningkatan capaian serapan APBN TA 2022 sesuai saran dan masukan Komisi V DPR RI,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae dalam keterangan persnya, Jumat (9/9/2022).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, terdapat beberapa isu yang perlu menjadi perhatian khusus oleh BMKG.

"Yaitu terkait peningkatan sosialisasi, desiminasi dan distribusi informasi BMKG yang lebih merata, utamanya terkait prediksi cuaca ekstrim," ujarnya.

“Peralatan dan instrumen kalibrasi bencana BMKG termasuk early warning system sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana sejak dini, juga perlu ditingkatkan dan dioptomalkan,” sambungnya.

Kemudian, guna mengoptimalkan pencarian dan pertolongan, Ridwan meminta perlu adanya peningkatan kemampuan SDM serta peningkatan sarana prasarana SAR dengan teknologi yang memadai.

“Perlu adanya peningkatan partisipasi dan pelatihan tim SAR di daerah untuk membantu  berbagai upaya penyelematan dan evaluasi,” jelas legislator daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tenggara tersebut.

Ridwan melanjutkan, terkait RAPBN 2023, Komisi V DPR RI memahami penjelasan Sestama BMKG dan Sestama BNPP/Basarnas mengenai Rencana Kerja dan Anggaran masing-masing Program dalam RAPBN Tahun Anggaran 2023. Pagu Kebutuhan TA 2023 BMKG sebesar Rp3.398.284.000; sementara Nota Keuangan RAPBN TA 2023 sebesar Rp3.010.572.747 milliar.

Kemudian, Kebutuhan Pagu TA 2023 BNPP/Basarnas sebesar Rp3.625.265.694 milliar; sementara Nota Kuengan RAPBN TA 2023 senilai Rp1.888.027.534.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.