Kabargolkar.com - Masa jabatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal berakhir pada Desember 2022 karena memasuki masa pensiun.
Selain Andika, ada tiga sosok yang juga segera pensiun yakni Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo.
Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebut, pemilihan Panglima TNI itu dilakukan sebelum Pemilihan Umum 2024. Maka itu, dirinya yakin Presiden Joko Widodo tidak akan membuat keputusan yang menimbulkan gejolak ditengah masyarakat.
“Sampai saat ini kami masih meyakini bahwa presiden memiliki rencana yang cukup bisa membuat tidak banyak dinamika. Apalagi kan kita baru pertama kali besok 2024 itu ada perhelatan sangat besar, pilkada-nya juga dari ratusan kabupaten-kota dalam tahun yang sama,” ujar Bobby, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/11/2022).
Politisi Partai Golkar ini menekankan, tidak ada perbedaan diantara tiga matra tersebut. Bobby berpandangan, siapapun yang bakal dipilih Jokowi sebagai pengganti Andika merupakan sosok yang terbaik.
“Jadi siapapun pilihan Presiden karena sumbernya sudah jelas dari yang tiga ini, kami yakin pasti yang terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, eks Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Soleman Ponto mendukung KSAL Laksamana Yudo Margono naik menjadi panglima menggantikan Jenderal Andika Perkasa.
“Dari sini tentunya kita melihat lagi, beliau, Pak Jokowi berbicara poros maritim, maka pasti untuk pengamanan, ya angkatan laut, mau tidak mau, suka tidak suka. Sehingga kalau angkatan laut tidak muncul tentu pertanyaan keseriusan beliau dalam poros maritim seberapa besar,” tukasnya.