Kabargolkar.com - Di era pandemi Covid-19 seperti ini tentu menghambat kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti haji dan umroh. Demi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dan memberikan penjelasan tentang pelayanan haji dan umroh, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh melaksanakan Jagong Masalah Umroh dan Haji (Jamarah) di Hotel Golden Rich, Rejang Lebong, Senin (21/11).
Tujuan kegiatan jamarah ini dilaksanakan adalah untuk menyampaikan informasi tentang pelaksanaan haji dan umroh serta penyampaian tentang kebijakan penyelenggaraan haji dan umroh agar tidak lagi tersebar isu-isu yang tidak baik tentang penyelenggaraan haji dan umroh. Kegiatan yang diikuti oleh 50 orang peserta ini terdiri dari unsur jamaah tunda dan IPHI. Acara dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu yang diwakili Kabid Urais Drs. H. Ramlan, M.HI dan didampingi oleh anggota Komisi VIII DPR RI H. Mohammad Saleh, SE yang juga bertindak sebagai narasumber.
Dalam sambutannya Mohammad Saleh mengungkapkan bahwa perlunya peningkatan pelayanan haji dan umroh di tahun 2023 mendatang sehingga jamaah merasa nyaman dan aman dalam melakukan ibadah di era pandemi Covid-19 yang belum usai.
"Kegiatan ini tentunya menjadi salah satu langkah positif untuk membimbing masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji dan umroh. Kita lihat pandemi Covid-19 menjadi penghambat dalam melaksanakan ibadah ini, yang menyebabkan banyaknya isu-isu negatif yang beredar di masyarakat dan itu harus di bendung," ungkap Mohammad Saleh dalam sambutan Jagong Masalah Umroh dan Haji, di Hotel Golden Rich, Senin (21/11/2022).
Kegiatan Jagong Masalah Umroh dan Haji (Jamroh) ini tentunya menjadi sesi untuk menyampaikan informasi kebijakan dan informasi yang berkembang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umroh. Selain itu kegiatan seperti ini akan menjadi sinergi yang baik antara Kementerian Agama dan DPR RI sebagai wakil rakyat.
"Lamanya daftar tunggu, berpotensi akan munculnya berita hoaks, maka kita perlu meningkatkan pemahaman masyarakat dan juga sebagai media bagi masyarakat untuk mendapatkan pemahaman yang benar terkait pelaksanaan ibadah haji, maka kita di DPR RI melalui Komisi VIII bersama Kementerian Agama, akan terus mengupayakan dan berusaha untuk menambah kuota ibadah haji bagi para jemaah yang ada di Indonesia" tutupnya.