Kabargolkar.com - Presiden Jokowi menunjuk KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yang pensiun pada Desember 2022. Anggota Komisi I Dave Laksono mengungkap, fit and proper test (FPT) atau uji kelayakan diharapkan dapat dilakukan pada Rabu (30/11) mendatang.
Saat uji kelayakan, Dave mengatakan komisi I DPR akan menanyakan upaya Yudo menangani masalah Papua, modernisasi alutsista hingga kesejahteraan prajurit.
"Paling lambat Rabu (fit and proper test). Konsepnya bagaimana panglima tersebut. Bagaimana selesaikan masalah di Papua, bagaimana reformasi TNI," kata Dave kepada wartawan, Selasa (29/11).
"(Bagaimana) meningkatkan RS TNI, kesejahteraan prajurit dan juga pendidikan bagi TNI, modernisasi alutsista. Hal itu yang akan jadi topik utama," lanjutnya.
Dave menuturkan sebelum uji kelayakan, komisi I DPR akan berkunjung ke rumah Yudo terlebih dahulu. Hal ini, menjadi tradisi yang dilakukan.
"Itu sudah menjadi tradisi (ke rumah calon Panglima TNI)," tuturnya.
Politikus Golkar itu berharap Yudo dapat melanjutkan kinerja Andika Perkasa yang sudah baik. Ia menuturkan selama ini Andika sudah melakukan banyak perubahan dalam struktur TNI.
"Kita berharap Panglima TNI ke depan ini bisa melanjutkan kinerja luar biasa yang sudah dilakukan Pak Andika sudah lakukan. Banyak perubahan dalam struktur TNI, keterbukaan di dalam proses hukum terus juga reformasi sistem pendidikan sehingga berikan kesempatan sebanyak banyaknya kepada prajurit TNI," kata dia.
"Hal-hal itulah yang kita harapkan dan juga merupakan bagian dari tuntutan kami di DPR agar TNI semakin profesional dan juga semakin sigap menghadapi segala ancaman dan mitigasi segala macam kondisi yang ganggu kedaulatan NKRI," tandasnya. (kumparan.com)