Kabargolkar.com - Legislator Golkar Nusron Wahid, terus menyoroti perkembangan TNI, setelah terpilihnya Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, pergeseran jabatan Panglima TNI dari Jenderal TNI Andika Perkasa ke Laksamana Yudo, dari Angkatan Darat (AD) ke Angkaran Laut (AL) merupakan hal yang adil.
"Bagus sekali menandakan bahwa rotasi kepemimpinan di lingkungan TNI itu melibatkan semua matra," Nusron dalam keterangan persnya, Rabu (21/12/2022).
"Sehingga siapapun yang menjadi TNI di korps manapun itu merasa mempunyai cita-cita dan kesempatan yang sama," sambungnya.
Diketahui, beberapa matra yang telah menjabat Panglima TNI sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Itu dimulai dari Jenderal Hadi Tjahjanto saat tahun 2017. Dia berasal dari Matra Angkatan Udara.
Setelahnya, dia kemudian digantikan Jenderal Andika Perkasa pada tahun 2021. Andika berasal dari matra Angkatan Darat.
Kini, Laksamana Yudo Margono dilantik menjadi Panglima TNI. Dia berasal dari matra Angkatan Laut.
"Kami support, kami apresiasi menandakan bahwa bapak Presiden itu memberikan sinyal kepada seluruh warga TNI dan aparat TNI bahwa anda ini berasal dari matra manapun, mau udara, laut, darat dan kesatuan apapun itu mempunyai kesempatan sama untuk bisa menjadi panglima TNI," tutup Nusron.