Kabargolkar.com - Ratusan insinyur yang tergabung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII), telah mengunjungi titik nol Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Sabtu (22/01/2023) lalu.
Merespon kegiatan tersebut, Ketua Pelaksana Rapimnas PII sekaligus Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Hetifah Sjaifudian mengatakan, kehadiran ratusan insinyur dari seluruh penjuru Tanah Air itu dalam rangka memberikan dukungan terhadap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) terkait pemindahan IKN.
“Ini kunjungan untuk memberikan motivasi pertama kepada Pak Bupati, Pak Bupati itu tak sendiri, ada 500 insinyur di seluruh Indonesia siap mensupport beliau,” kata Hetifah dalam keterangan persnya, Selasa (24/1/2023).
Wakil Ketua Komisi X DPR ini mengaku, PII akan mendampingi Pemerintah untuk merealisasikan dan mewujudkan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
“Jadi kalau ada yang mempertanyakan, atau selalu seperti mengeluh, atau meragukan, tugas insiyur menjawabnya atau mencarikan solusinya atau mencarikan inovasi,” ucapnya.
Menurutnya, proyek pembangunan IKN harus terus berjalan, meski berganti Presiden. Ia menilai, IKN merupakan projek nasional dan telah didukung oleh Undang-undang IKN.
“Kami juga begitu hadir disini terbuka mata kita memang tidak mudah, ini suatu projek bangsa, ini bukan project satu pemerintahan saja, ini adalah tuags negara, siapapun yang memimpin harus melanjutkan. Kalau nanti dianggap sulit ya kami nanti akan menjawabnya, termasuk Pak Bupati,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Kaltim, sejak awal rencana pemindahan IKN disebutkan, dirinya sudah terlibat beberapa. Baik dalam kajian maupun anggaran.
“Sebagai anggota DPR dimana saya juga pernah terlibat dalam kajian pemindahan IKN maupun di dalam proses penyusunan anggaran tentunya saya memiliki konsen utama,” bebernya.
Ia menuturkan, pembangunan IKN akan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) maupun ketersedian lapangan kerja.
“Karena saya di Komisi X Bidang Pendidikkan Riset dan Tekhnologi maka saya menaruh harapan besar, bahwa proect ini merupakan media untuk membangun SDM,” tambahnya.
Dia mengatakan, pembangunan IKN di PPU memberikan kesempatan kepada daerah tersebut untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. SDM itu juga diharap bisa mengisi bagian di PPU nanti.
"Banyak lagi yang bisa dilakukan anak-anak PPU dan sekitarnya. Misalnya, tadi dari mulai pekerja dari tingkat tekhnis, bagaimana mereka tersertifikasi cepat, diberikan tambahan pelatihansehingga langsung terserap, Itu dari sisi kesempatan kerja. Dari lapangan usaha banyak, usaha baru mulai dari kos-kosan, kuliner , laundry dan macam-macam itu,” tutupnya.