Kabargolkar.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus dibarengi dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Berbeda dengan pembangunan infrastruktur dan teknologi hanya membutuhkan waktu dalam waktu dua tahun bisa diselesaikan. Pembangunan SDM membutuhkan waktu yang lama.
Hetifah mendorong bahasa dan buaya Paser terus dilestarikan agar tidak tergerus dengan pemindahan IKN di wilayah PPU.
Selain itu, bahasa dan budaya Paser juga diharapkan menjadi salah satu jati diri IKN Nusantara.
“Jangan nanti jati diri Paser hilang karena banyak yang tidak tahu bahasa Paser,” ujarnya.
Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur (Kaltim) ini meminta pemerintah daerah dan pusat untuk memperhatikan kelangsungan bahasa dan budaya Paser di IKN Nusantara. (pusaranmedia.com)