Kabargolkar.com - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar Ferdiansyah mengatakan, dalam kepemimpinan setiap calon pemimpin harus mampu memahami tantang nilai Pancasila. Serta, harus kuat akan literasi tentang kebangsaan bernegara.
"Oleh karena itu dalam membuat suatu kebijakan seperti, misalnya Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Seharusnya harus melibatkan dan berdiskusi bersama Guru Besar, Rektor, Mahasiswa, Guru, Tendik, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Indonesia secara matang," kata Ferdiansyah dikutip dari akun Instagram @ferdiansyahgolkar, Rabu (2/1/2024).
Hal tersebut penting dilakukan, Legislator Golkar asal Garut ini menjelaskan, supaya kebijakan yang di ambil tidak menimbulkan masalah. Kalau tidak melalui diskusi yang matang, hal tersebut tidak dapat berjalan maksimal ke depannya.
"Apalagi tidak mengetahui situasi dan kondisi dari setiap daerah yang ada. Masalah pendidikan hari ini haruslah benar-benar ditangani secara arif dan bijaksana," tegas Ferdiansyah.
Kemudian, Ferdiansyah menekankan, perlu adanya keberpihakan secara utuh terhadap kondisi pendidikan Indonesia. Alangkah lebih baik lagi ada evaluasi yang komprehensif, sehingga tidak ada yang mengarah oligarki pendidikan.
"Saya berkomitmen untuk tetap terus mengawal pendidikan ke arah yang lebih baik lagi. Mari seluruh mahasiswa yang tergabung dalam @bemsi.official yang mewakili seluruh mahasiswa se Indonesia kita kawal perbaikan pendidikan yang lebih baik untuk bangsa dan negara Indonesia," tutup Ferdiansyah.