Ilham juga mendukung penuh langkah Kemenperin yang memperhatikan keberlanjutan kebijakan TKDN, khususnya pada sektor yang sensitif seperti produk Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet (HKT). Menurutnya, kebijakan TKDN bukan sekadar target angka, tetapi strategi menciptakan demand domestik yang bisa mendorong masuknya investasi industri manufaktur baru ke dalam negeri.
Ilham menyampaikan bahwa sebagai anggota Komisi VII DPR RI, ia akan terus menjadi mitra strategis Kemenperin dalam mengawal arah industrialisasi Indonesia.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan langkah teknis Kemenperin hari ini harus diletakkan dalam konteks besar visi Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menjadi jangkar stabilitas kawasan melalui kekuatan industri nasional.
“PMI boleh naik. Tapi kerja kita belum selesai. Justru di sinilah letak tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, parlemen, dan pelaku industry, untuk memastikan kebangkitan ini tidak sesaat, tetapi struktural, menyeluruh, dan berkelanjutan,” pungkasnya