Sementara itu, PT Rangkai Kreativitas Indonesia menilai industri film nasional masih menghadapi ketidakseimbangan antara ketersediaan talenta dan ruang distribusi. Perusahaan penyedia layanan video on demand (VOD) lokal yang beroperasi di 20 provinsi tersebut menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak untuk mendorong masyarakat menonton film lokal melalui platform dalam negeri secara legal dan terjangkau, sekaligus memperkuat daya saing platform nasional di tengah dominasi layanan streaming global.