Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kemensos Akan Libatkan Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, Sandi Fitrian Noor: “Jangan Mengarah Militerisasi Pendidikan”
  Muzaki   01 Juli 2026
Anghota Komisi VIII DPR RI, Sandi Fitrian Noor
Dasar dan Menengah perlu menyusun modul pendidikan karakter yang berbasis ilmu pendidikan, psikologi perkembangan anak, serta nilai-nilai Pancasila. Modul tersebut harus menjadi acuan bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan.

Sandi juga meminta agar pelaksanaan program pendidikan karakter siswa Sekolah Rakyat (SR) hendaknya juga melibatkan guru, kepala sekolah, psikolog, pekerja sosial, konselor, tokoh masyarakat, dan orang tua sehingga pembentukan karakter berlangsung secara kolaboratif. 

Selain itu juga perlu disusun indikator keberhasilan yang jelas dan terukur. Keberhasilan program tidak cukup diukur dari tingkat kedisiplinan, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan diri peserta didik, kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, integritas, motivasi belajar, serta menurunnya perilaku menyimpang.

Agar keberhasilan program pendidikan karakter di Sekolah Rakyat bisa lebih terukur, maka perlu ada evaluasi program secara berkala dan melibatkan lembaga independen, akademisi, maupun praktisi pendidikan sehingga efektivitas kebijakan dapat diukur secara objektif dan menjadi dasar penyempurnaan di masa mendatang.

"Sekolah Rakyat merupakan investasi besar negara dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Karena itu, kualitas pendidikan karakter di dalamnya harus dirancang secara matang. Kita tidak hanya ingin melahirkan anak-anak yang disiplin, tetapi juga generasi yang berakhlak, berempati, memiliki daya pikir kritis, berintegritas, serta mampu menjadi pemimpin bangsa di masa depan," ungkap Sandi.

Sebagai fungsi pengawasan DPR RI, Komisi VIII akan terus mengawal implementasi program Sekolah Rakyat agar tetap berada pada tujuan awalnya, yaitu memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin sekaligus membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

"Kami percaya sinergi antara Kementerian Sosial dan Akademi Militer dapat menjadi inovasi yang baik apabila dirancang secara proporsional. Yang kita bangun bukan militerisasi pendidikan, melainkan penguatan karakter kebangsaan yang berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan, Pancasila, dan kepentingan terbaik bagi setiap anak Indonesia," tutup Sandi Fitrian Noor.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.