Indonesia, kata politikus Golkar ini, bisa mengajak negara-negara ASEAN agar ikut menyuarakan hal ini. Termasuk juga menggalang suara negara-negara Islam, maupun bersuara di Dewan Keamanan PBB.
"Segala cara, mau lewat sosial media, Twitter, diplomasi, surat, telepon, dengan segala cara. Karena dampaknya jika terjadi peningkatan ketegangan di sana akan sangat buruk tak hanya bagi Indonesia tapi bagi dunia," tegasnya. (merdeka)