KabarGolkar.com- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melaunching Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP) guna memperkuat hak publik atas pengawasan dan peningkatan kualitas siaran televisi dan radio. Launching Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa (GLSP) ini dilakukan oleh Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid dalam kegiatan Seminar Literasi Media di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kampus Lidah Wetan, Surabaya.
Komisioner KPI Pusat bidang kelembagaan yang merupakan penanggung jawab GLSP, Nuning Rodiyah mengatakan, gerakan ini bertujuan mengajak pemirsa untuk lebih kritis menanggapi pesan media melalui televisi dan radio. Media adalah sebuah industri yang perkembangannya selalu dinamis dan cepat karena media dekat dengan terminologi “perubahan” yang dituntut selalu akurat.
Dalam kesempatan tersebut Meutya Hafid menyoroti perkembangan teknologi yang begitu pesat, Media pun dituntut untuk berkembang maju untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi karenanya diperlukan literasi media bagi masyarakat agar mereka mampu untuk kritis dan mengontrol terhadap semua pesan yang didapatkan melalui media massa maupun media social
Keinginan untuk mewujudkan media yang cerdas demi siaran yang berkualitas adalah mimpi bangsa Indonesia, Untuk itu, DPR dalam hal ini Komisi I DPR RI yang membidangi Kominfo termasuk media massa, memiliki komitmen dan terus mendorong terciptanya sebuah mekanisme bermedia yang cerdas
Karenanya bahwa langkah KPI menyelenggarakan Kegiatan Seminar dan Talkshow Gerakan Literasi Media Sejuta Pemirsa dengan tema “Cerdas Bermedia, Menuju Siaran Berkualitas” , patut kita apresiasi bersama, tutup Meutya. (*)