"Samarinda itu asal orang tua, saya lahir di Krekot Bunder, Pasar Baru belakang Pasar Metro Atom persis, daerah itu dari ujung ke ujung tahu saya. Saya pernah jadi Jawara, tukang gelut. Pada kenal, bekas jadi RW 03 Pasar Baru," kata Jusuf seperti dikutip Antara, 13 Februari 2021.
Ia mengaku ingin membangun seribu masjid. Saat ini ada sejumlah masjid bernuansa Tionghoa, dengan warna merah menyala, ornamen berwarna kuning emas menghiasi bangunan utama berwarna dasar putih gading seperti terlihat di tol Lingkar Luar Bogor. Masjid Babah Alun merupakan akulturasi dari budaya China, Islam dan Betawi.
Jusuf Hamka mendapat julukan bos jalan tol karena kepemilikannya terhadap sejumlah ruas tol di Indonesia di antaranya, Tol Cawang-Tanjung Priok atau Tol Ir. Wiyoto Wiyono yang menerapkan sistem layang dengan teknik Sosrobahu. Ada pula Tol Soreang-Pasirkoja, Tol Depok-Antasari (Andara), dan Tol Waru-Juanda.
Ia juga dikenal sebagai Komisaris Utama PT Mandara Permai, Komisaris Independen di PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, serta komisaris di PT Indosiar Visual Mandiri, PT Citra Margatama Surabaya, dan PT Mitra Kaltim Resources Indonesia.
Selain dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dan rendah hati, Jusuf Hamka adalah orang yang sangat ringan tangan alias penderma.