Aceh Tamiang, 27 Februari 2026 – Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan santunan kepada warga korban banjir yang menempati hunian sementara (huntara) di Kampung Upah, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (27/2/2026). Selain menyerahkan santunan uang tunai, PP AMPG juga membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga terdampak.
Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menyampaikan bahwa pada momentum Ramadan tahun ini, pihaknya kembali menyambangi masjid-masjid di Aceh Tamiang untuk menggelar buka puasa bersama masyarakat terdampak banjir.
“Setiap masjid kita laksanakan buka puasa bersama sekitar 400 hingga 500 warga,” ujar Said Aldi Al Idrus.
Ia menyebutkan, hingga saat ini kegiatan buka puasa bersama telah dilaksanakan di 24 masjid dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 10.000 orang. Dalam kegiatan tersebut, warga juga menerima bingkisan serta santunan uang tunai.
“Langsung kita berikan uang tunai. Ini adalah bentuk kepedulian PP AMPG kepada masyarakat yang terdampak banjir,” katanya.
Said Aldi menambahkan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan upaya menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah kondisi masyarakat yang masih berduka akibat bencana banjir. Ia mengungkapkan, selama lebih dari dua bulan terakhir, PP AMPG telah berada di Aceh Tamiang membantu masyarakat, termasuk dalam kegiatan pembersihan rumah ibadah, sekolah, serta rumah tahfiz Al-Qur’an pascabanjir.
Pada kegiatan di huntara Kampung Upah, jumlah warga yang mengikuti buka puasa bersama mencapai sekitar 600 orang, dan secara keseluruhan penerima santunan di lokasi tersebut sekitar 800 orang.
“Semua kita berikan uang tunai agar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan mereka. Ini bentuk kebersamaan kami membantu saudara-saudara yang terdampak,” ujarnya.
Said Aldi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban banjir. Ia juga meminta pemerintah daerah terus fokus membantu masyarakat terdampak, serta mendorong kepala desa melakukan pendataan korban secara transparan dan tepat sasaran.
“Data mereka yang benar-benar rumahnya hancur dan membutuhkan bantuan. Jika ada warga yang belum paham cara mendaftar atau mengakses bantuan, agar dibantu,” katanya.
Menurutnya, dampak bencana akan berkepanjangan jika tidak ditangani secara serius. Ia berharap para korban segera dapat kembali hidup lebih nyaman, terlebih di bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PP AMPG yang terus mendampingi masyarakat sejak pascabanjir. Ia berharap dukungan tersebut dapat berlanjut, termasuk dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi bagi warga terdampak.
“Kalau ada program bantuan usaha untuk masyarakat, itu tentu akan sangat membantu pemulihan ekonomi korban banjir,” ujarnya.