25 September 2020
Banjarmasin Belum Keluar Zona Merah, Bang Sukhro Dorong Pembentukan Pansus Covid-19
  Bangpen
  10 Juni 2020
  • Share :
Ketua Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin H Sukhrowardi. (foto: farid)

KabarGolkar.com- Seperti yang kita tahu Indonesia sudah memasuki tatanan kehidupan baru atau bisa disebut new normal. Begitu pula daerah lainnya yang sudah memasuki new normal walaupun masih dalam tanggap darurat corona. Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kota Banjarmasin beserta instansi terkait akan menerapkan bekerja secara normal. Meskipun secara normal tetap harus mengindahkan protokol kesehatan yang berlaku.

Sejumlah protokol kesehatan dalam memutus rantai pandemi Covid-19 itu antara lain adalah penggunaan masker dengan penggunaan maksimal 4 jam, cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak maksimal dua meter. Oleh sebab itu, jika akan membuka kembali perkantoran harus bisa disampaikan ke publik, kalau sudah menyiapkan segala sesuai persyaratan protokol kesehatan. “Itu yang diutamakan,” kata Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin H Sukhrowardi

baca juga: Menko Airlangga Sebut RI Butuh 340 Juta Vaksin Covid-19

Politisi Partai Golkar dan juga seorang aktivis yang kerap disapa dengan panggilan Bang Sukhro ini mengatakan, Covid-19 jangan dianggap remeh dan jangan pula terlalu paranoid. Selain itu bang Sukhro mengatakan harus ada kedisiplinan dan kesadaran ASN dalam melaksanakan protocol kesehatan.

“Jika tidak disiplin akan berdampak Covid-19 ini. Karena hingga hari belum ada vaksin, sementara aktivitas tak berhenti,” ujarnya Politisi Golkar ini

 “Jika bekerja normal, setiap instansi juga harus menyiapkan rumah disinfektan, alat deteksi suhu tubuh atau thermo gun, di samping tempat cuci tangan tersedia,” terangnya

Di tambahkan lagi nantinya pegawai yang akan bekerja sudah harus clear dan bukan lagi PDP atau ODP. “Kalau sudah demikian saya rasa bekerja normal sudah saatnya bisa dijalankan. Dan pelayanan bisa maksimal, asal syarat itu harus dipenuhi,” katanya.

Dalam mengawasi tatanan yang baru dan bekerja secara normal ini berjalan sesuai protokol kesehatan, maka Ketua Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin ini mendorong pansus dewan penanganan Covid-19 dibentuk.

“Itu juga mengawasi menuju new normal sekaligus evaluasi penanganan pendemi,Karena Banjarmasin belum keluar zona rumah Lebih baik ada pansus,” Jelas Bang Sukhro.

Menurut dia dengan adanya pansus, akan lebih memudahkan untuk melakukan kunjungan lapangan , mengecek instansi pelayanan yang buka dan sudah menerapkan protokol kesehatan yang tepat.

“Juga mendorong penggunaan anggaran penanganan Covid-19 berjalan maksimal dan akan mendapatkan hasil maksimal. Diantaranya realiasi untuk sosial safety net dan pencegahan,” tutup Sukhrowardi

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.