Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Berjalan Alot, Pemilihan Ketua Golkar Kecamatan Tondano Barat Ditunda Tanpa Batas Waktu
  Nyoman Suardhika   26 Juni 2021
Credit Photo / Jejak Publik

Kabargolkar.com - Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar (PG) Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten
Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar hari ini, Kamis (23/06/2021) berujung dengan deadlock.

Muscam ke-22 ini berlangsung dengan alot dan sempat memanas ketika memasuki rapat paripurna pemilihan Ketua PG Tondano Barat, sehingga pimpinan rapat Jemmy Sigar yang juga adalah Wakil Ketua Bidang OKK DPD PG Minahasa harus dua kali menskors rapat tersebut.

Berawal ketika kedua kandidat ketua masing-masing Norma Ani dan Debby Sagay memasukan surat dukungan ketua-ketua kelurahan se-Tondano Barat yang berjumlah 9 orang kepada pimpinan rapat.

Karena ada 2 kandidat maka Jemmy Sigar selaku pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada kedua calon ketua untuk berunding, mengingat PG selalu mengedepankan musyawarah nufakat dalam setiap muscam.

Namun setelah skors tersebut dicabut dan muscam kembali dilanjutka, kepada pimpinan rapat kedua kandidat menyatakan tetap pada keputusannya maju sebagai calon ketua.

Karena musyawarah mufakat tak berhasil, sehingga akan ditempuh voting tertutup sebagaimana aturan PG. Namun saat dilakukan verifikasi berkas dukungan yang dimasukan kedua calon, ditemukan dukungan ganda.

Di mana ada 5 ketua kelurahan memberikan dukungan yang sama kepada kedua calon. Sementara 4 ketua kelurahan lain memberikan surat dukungan kepada Norma Ani dan Debby Sagay masing-masing 2 surat dukungan.

Suasana muscam pun kembali alot sehingga Jemmy Sigar kembali menskors beberapa jam, sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta muscam untuk makan malam.

Setelah skors dicabut, suasana kembali memanas saat Jemmy Sigar mengkarifikasi terkait dukungan ganda. Kubu yang mendukung Debby Sagay tak menampik telah memberikan tanda tangan dukungan kepada Norma Ani, namun kemudian menarik dukungannya dan memberikan kepada Debby Sagay.

Sayangnya, penarikan dukungan itu tidak disertai dengan surat pembatalan dukungan yang sudah diberikan kepada Norma Ani.

“Kami hanya memberikan dukungan kepada ibu Norma Ani bukan berarti memilihnya,” tegas salah satu ketua Kelurahan yang mendukung Debby Sagay.

“Kami memang telah memberikan dukungan kepada ibu Norma Ani tapi kami sudah menarik dukungan itu dan memberikannya kepada ibu Debby Sagay,” kata ketua Kelurahan lain yang mendukung Debby Sagay.

Sementara itu, kubu Norma Ani menegaskan bahwa dalam surat dukungan yang ditandatangani oleh 7 ketua Kelurahan kepada Norma Ani di atas meterai tersebut, terdapat kalimat yang menyebut bahwa dukungan kepada Norma Ani adalah final dan bersifat mengikat.

“Torang semua so tau babaca. Di surat dukungan itu tertulis jelas, bunyinya begini: ‘adapun surat dukungan ini (kepada ibu Norma Ani) bersifat final dan mengikat, apalagi dikemudian hari ada surat dukungan yang sama mengatasnamakan pimpinan Partai Golkar Kelurahan baik surat itu ditandatangani oleh saya sendiri dan ditandatangani oleh orang lain maka itu tidak berlaku dan tidak sah’. Dari kalimat ini jelas dukungan pertama kepada Ibu Norma Ani adalah sah. Apalagi ditandatangan di atas meterai. Dan kami tidak mau ada voting,” tegas Panu, Ketua Kelurahan Watulambot.

Kubu Ani Norma kembali menambahkan bahwa tidak ada paksaan terkait dukungan kepada Norma Ani

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.