Pada Pemilu tersebut ia meraih 26.013 suara dan gagal lolos ke Senayan. Di masa senjanya, ia masih terus bersemangat di partai tersebut, terbukti ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MKGR Provinsi Bali dan Ketua Dewan Penasihat DPD Golkar Bali di era kepemimpinan Nyoman Sugawa Korry.
“Ketua Dewan malahan di Denpasar di jaman Orde Baru, 92-99, dua periode jadi ketua,” paparnya.