kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Aceh Barat, menjadi inisiator silaturahmi perdana koalisi Indonesia Bersatu di daerah tersebut.
Sebelumnya, tiga Parnas di Aceh Barat Yakni, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN), Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan, melaksanakan silaturrahmi di Abudel Coffe, Senin (6/6) pagi tadi.
Walau hanya meneruskan komitmen yang sudah dibentuk ditingkat pimpinan pusat, Golkar sengaja mengambil langkah cepat agar komunikasi di daerah semakin efektif, apalagi hal itu menyangkut Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Ketua DPD II Golkar Aceh Barat, Said Rizki Saifan mengatakan, walau pesta demokrasi masih berlangsung setahun ke depan, ajang koalisi tersebut dijadikan sebagai silaturahmi lintas partai, walau yang dibahas masih lah sebatas politik daerah yang muncul dipermukaan, kerap diperbincangkan publik.
”Arahnya tidak bicara politik terlalu jauh dulu, tapi pertemuan tadi lebih kepada instruksi. Ini masih tahap silaturahmi, belum ada hal lain yang terbahas,” ucap Said Rizki.
Dikatakannya, koalisi yang dibangun ditingkat pusat memang menjadi perdana partai yang muncul jelang pesta demokrasi 2024. Bicara tentang kedaerahan tiga partai itu akan terus berkomunikasi secafa intensif, tentang kesiapan menghadapi Pemilu mendatang.
”Untuk koalisi daerah belum ada instruksi khusus, boleh atau tidaknya kita bersama partai lain di daerah. Ini pertama yang muncul menuju 2024, kami tiga partai ini akan berkomunikasi untuk kepala daerah atau dikembalikan kepada partai masing masing,” jelas Rizki.
Bicara tentang anggota koalisi, kata Rizki, hal ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Namun demikian, berpacu pada apa yang menjadi keputusan di tingkat pusat. Apalagi Aceh, dengan banyaknya partai lokal juga menjadi peluang dalam memperkuat barisan koalisi Indonesia Bersatu.
”Tentunya ditingkat pusat tahap awal baru tiga, ke depan akan bertambah. Kalau memang itu terjadi, kita di Aceh Barat akan menerima partai lokal yang mau bergabung dalam koalisi ini,” pungkas Rizki.