Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Taufan Pawe Tegaskan Butuh Upaya Meyakinkan Masyarakat Gunakan Transaksi Nontunai
  Irman   05 Agustus 2022
Taufan Pawe

Kabargolkar.com - Wali Kota Parepare Taufan Pawe menegaskan transaksi nontunai sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, sosialisasi literasi dan edukasi harus digalakkan untuk menyebarluaskan transaksi nontunai.

Menurut Taufan Pawe, transaksi nontunai untuk diberlakukan di kalangan masyarakat bukanlah perkara mudah. Stakeholder terkait perlu membangun kepercayaan terkait pelaksanaan transaksi nontunai kepada masyarakat.

“Jika itu terjadi, sisa persoalan waktu masyarakat akan beramai-ramai beralih ke penggunaan transaksi nontunai,” kata Taufan Pawe.

Taufan Pawe menyadari bahwa transaksi nontunai sangat bermanfaat bagi Pemkot Parepare. Ia pun mencontohkan penjualan tiket laga PSM Makassar versus Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare, yang dilakukan secara online atau menggunakan transaksi nontunai.

Keuntungan transaksi nontunai dari penjualan tiket PSM Makassar versus Bali United, yakni pajak tontonan 10 persen. “Belum lagi Mulitiplier efek ekonominnya,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini mengungkapkan, Kota Parepare tak asing lagi dalam transaksi digital melalui QRIS. Jajaran SKPD Parepare dan berbagai mitra bersinergi menerapkannya. Bahkan pasar tradisional Pasar Sumpang Minangae turut menerapkan QRIS atau transaksi nontunai.

“Parepare pada masa pandemi Pasar Sumpang Minangae sudah menerapkan QRIS. Alhamdulilah dengan berbagai fasilitas, pasar rakyat itu telah bersertifikat SNI karena telah menjadi pasar terbaik di Indonesia terkait Pasar Pangan Aman,” katanya.

Sehingga dirinya menilai, High Level Meeting dan Monitoring Evaluasi (Monev) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah.

“Meeting ini sangat berguna dan bermanfaat sepanjang kita mampu melahirkan roadmap. Karena saya yakin sekali dengan adanya digitalisasi, pungutan daerah kita semakin optimal dan bisa meminimalisir bocoran-bocoran yang ada,” pungkas Taufan Pawe.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengatakan, transaksi nontunai ETPD menjadi semangat penting pemerintah pusat tentang presidensi G20 Indonesia. Sesuai arahan Presiden RI yang mengerucut pada 3 bidang yaitu kesehatan yang inklusif, transformasi digital dan transisi energi.

Ia mengatakan, TP2DD di Sulsel telah melakukan pencapaian, antara lain, sudah 92 persen (23 dari 25) Pemda di Sulawesi Selatan yang sudah memiliki Keputusan Kepala Daerah tentang Peta Jalan dan Rencana Aksi TP2DD.

Berdasarkan hasil pemetaan Indeks ETPD TP2DD pada semester II 2021, 11 Pemda, termasuk Pemprov Sulsel, sudah masuk kategori digital.

Saat ini, lanjutnya, kanal transaski nontunai sudah tersedia secara massif di Sulsel baik di ritel modern maupun di pasar tradisional. (pojoksatu.id)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.