Kabargolkar.com - Fraksi Golongan Karya (Golkar) Provinsi mendorong pemerintah perlu adanya penguatan pendidikan berbasis kebudayaan di Provinsi Jambi.
Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan terhadap kebudayaan daerah, salah satunya dengan memasukan dalam kegiatan muatan lokal.
Hal itu disampaikan langsung, Abdul Jalil Juru Bicara Fraksi Golkar Provinsi Jambi pada saat menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi.
Abdul Jalil menyampaikan, pada sektor pendidikan Fraksi Partai Golkar mendorong untuk ke depannya dilakukan penguatan fasilitas sarana dan prasarana sekolah, khususnya pemenuhan terhadap rasio guru sekolah.
Dia juga menyampaikan, berkaitan dengan realisasi anggaran belanja daerah pada dinas pendidikan diatas pada kesempatan ini fraksi Golkar ingin mempertanyakan sejauh mana realisasi pada program jambi cerdas dan pintar pada anggaran tahun 2022 di dinas pendidikan.
"Kami ingin mempertanyakan sejauh mana realisasi pada program jambi cerdas dan Pintar pada anggaran tahun 2022 di dinas pendidikan," tanya Fraksi Golkar.
Selanjutnya Fraksi Partai Golkar meminta untuk Gubernur Jambi melalui leading sektor nya Dinas Pendidikan untuk memperhatikan kesejahteraan para guru honorer.
Menurut Fraksi Golkar, guru memiliki peran besar di sekolah, harus diakui bahwa tenaga honorer dijambi masih banyak memiliki status belum jelas.
"Gaji yang diterima setiap bulan tidak sesuai dengan beban kerja yang diberikan, bagaimana kita menuntut mereka memberikan yang terbaik buat murid, jika kesejahteraan guru tidak diperhatikan," imbuhnya. (tribunnews.com)