kabargolkar.com, BANDARLAMPUNG - Fraksi Golkar dan Fraksi PKB tidak mengirimkan surat dukungan atau usulan untuk dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Singkong kepada Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Lampung.
"Selain dua fraksi itu, yang lain mengirim surat usulan, kalau Gerinda malah sudah duluan," kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra Ikhwan Fadil Ibrahim, Selasa (27/4).
Ia mengatakan, kalau untuk alasan kenapa tidak mengirimkan surat dukungan atau usulan untuk dibentuknya pansus, tentu kewenangan fraksi yang bersangkutan untuk menjawabnya.
Lanjutnya, meski ada dua fraksi yang tidak mendukung, Pansus tetap dibentuk dan berjalan sampai menemukan solusi yang terbaik bagi petani singkong.
"Pansus Singkong tetap akan berjalan, dan fraksi lainnya sudah berdiskusi, berkoordinasi bahwa Pansus ini akan kita luncurkan tapi karena ada kesalahan persepsi judul akhirnya ditunda dulu, dan Insyallah di Bamus nanitnya Pansus Singkong ini sudah bisa berjalan," kata dia.
Kemudian, setelah nanti dimusyawarahkan bersama fraksi maka pembahasan ini langsung dibawa ke rapat paripurna. Berdasarkan paripurna itulah anggota-anggota Pansus akan dibentuk.
"Setelah dibamuskan bersama pimpinan maka akan digelar sidang paripurna untuk pembentukan anggota Pansus Singkong kemudian langsung tancap gas," ujar Ikhwan yang juga Ketua Komisi III.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Golkar, Made Bagiasa mengatakan untuk mengangkat kesejahteraan petani singkong tidak perlu membentuk Pansus, tetapi terpenting mendapatkan solusi dari permasalahan ini.
Enam fraksi yang mendukung pembentukan Pansus Singkong yakni Fraksi Gerindra, PDI Perjuangan, Demokrat, PKS, Nasdem, PAN.