Kabar Golkar

Indeks Manufaktur Merangkak Naik, Menperin AGK: Ini Kabar Gembira

Oleh · · Kabar Kabinet

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: ANTARA/HO-Kemenperin/am)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: ANTARA/HO-Kemenperin/am)

kabargolkar.com, JAKARTA - Sektor industri manufaktur dalam negeri mulai menunjukkan geliat yang agresif di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia di bulan Agustus yang berada pada level 50,8 atau menandakan sedang ekspansif karena melampaui ambang netral 50,0.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, capaian ini harus dijaga dan terus ditingkatkan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Ini kabar gembira, karena artinya salah satu indikator perekonomian kita mulai merangkak naik,” Agus dalam keterangan tertulisnya, kemarin. Namun begitu, Agus menegaskan, aktivitas sektor industri harus tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami telah mewajibkan kepada perusahaan industri untuk aktif melaporkan penerapan protokol kesehatan secara online melalui portal Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).”

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh IHS Markit, PMI Manufaktur Indonesia pada Agustus tahun ini menunjukkan peningkatan yang solid, baik dalam produksi maupun pesanan baru, sehingga membawa kontribusi positif dalam kondisi bisnis sejak bulan Februari.

Ekspansi pada output dan permintaan baru tersebut mengalami kisaran yang tercepat selama enam tahun. Menurut hasil survei, industri manufaktur di Indonesia pada umumnya menyatakan bahwa output dan pertumbuhan penjualan yang kuat berasal dari pembukaan kembali ekonomi secara bertahap.

Ini ditunjukkan oleh peningkatan permintaan klien, terutama didorong oleh pasar domestik. Selanjutnya, indeks manufaktur Indonesia pada bulan kedelapan memperlihatkan juga kepercayaan bisnis yang naik ke level tertinggi sejak bulan Mei 2019.

Hal ini karena perusahaan menyesuaikan diri dengan pelonggaran bertahap pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait penyebaran virus korona baru.

“Capaian positif pada PMI ini juga menunjukkan bahwa langkah pemerintah dalam melakukan mitigasi di sektor industri manufaktur saat pandemi Covid19 sudah sesuai,” jelas Agus.