KabarGolkar – Pimpinan Kolektif Pusat (PPK) Kosgoro 1957 membuka secara resmi Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) HIMA Kosgoro 1957 yang digelar di Aula DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (13/9/26).
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mengatakan konsolidasi organisasi menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Mubeslub. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyatukan langkah organisasi di bawah kepemimpinan baru.
Sari juga menargetkan HIMA Kosgoro 1957 dapat memperluas struktur organisasinya hingga seluruh wilayah Indonesia. Pada 2027, kepengurusan HIMA Kosgoro 1957 diharapkan telah terbentuk dan aktif di 38 provinsi.
Ia menekankan pentingnya menjaga HIMA Kosgoro 1957 sebagai ruang terbuka bagi kader muda untuk mengembangkan kapasitas, gagasan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan masyarakat. Dengan penguatan tersebut, organisasi diharapkan mampu mencetak kader yang adaptif, progresif, dan memiliki kontribusi nyata bagi bangsa.
Mubeslub tersebut juga menetapkan Jihan Abdullah sebagai Ketua Umum DPP HIMA Kosgoro 1957 secara aklamasi. Terpilihnya Jihan menjadi bagian dari upaya penataan kembali organisasi sekaligus menentukan arah gerakan HIMA Kosgoro 1957 ke depan.
Dalam pidato perdananya, Jihan menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk meningkatkan kiprah organisasi, baik di lingkungan Kosgoro 1957 maupun dalam kehidupan kebangsaan. Ia juga menyampaikan komitmen untuk memperkuat kontribusi HIMA Kosgoro 1957 terhadap Kosgoro 1957, Partai Golkar, dan Indonesia.
"Ke depan Hima Kosgoro 1957 tidak boleh banyak dinamika internal. Kita harus lebih banyak berbuat dan menghadirkan program-program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar Jihan dalam pidato perdananya.
Jihan menambahkan, konsolidasi daerah akan menjadi bagian penting dari agenda kepemimpinannya. "Kami siap jalankan arahan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 untuk lakukan konsolidasi di 38 provinsi di Indonesia," kata Jihan dalam siaran pers, Selasa (15/9/26).
Ia juga menegaskan komitmen organisasi untuk mengambil peran lebih luas dalam menjawab berbagai persoalan mahasiswa, kepemudaan, dan masyarakat. "Komitmen kami adalah memperkuat kontribusi kepada Kosgoro 1957, Golkar, dan Indonesia," ujarnya.