sebagai Ketua Barisan Muda KOSGORO 1957.
3. Pegang Jabatan Strategis
Dalam dunia bisnis, Airlangga pun menjadi sosok terpandang, walaupun tidak banyak orang mengetahuinya. Pembawaan dirinya yang terkesan kalem dan tenang membuatnya tidak terlalu banyak disorot media, namun keberhasilannya dalam dunia bisnis merupakan hal yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Sebagai bukti keberhasilannya, Airlangga sempat ditunjuk untuk menjadi Ketua Asosiasi Emiten Indonesia pada periode 20011-2014. Airlangga adalah pemilik sejumlah perusahaan dan menjadi Presiden Komisaris dari PT Fajar Surya Wisesa Tbk yang bergerak dalam bidang produksi kertas.
Selain itu, ia juga pernah duduk sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2006-2009, Ketua Dewan Insinyur PII 2009-2012. Airlangga juga menjadi anggota Majelis Wali Amanah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sampai 2012. Selain itu, dirinya menjadi pemrakarsa Herman Johannes Award, suatu penghargaan bagi inovasi teknologi saat menjabat Ketua Keluarga Alumni Fakultas Teknik UGM (KATGAMA) pada 2003 silam.
4. Aktif Saat Menjadi Mahasiswa
Elitisme yang melekat dalam diri Airlangga karena berasal dari keluarga terpandang tidak membuat dirinya lupa diri dan menjauh dari kehidupan sosial ketika masa remaja hingga sampai mengenyam pendidikan tinggi. Dalam menghabiskan masa remaja, Airlangga menempuh pendidikan di SMA Kolese Kanisius Jakarta pada 1981. Kemudian melanjutkan jenjang pendidikan tingginya di Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1987.
Gelar MBA pun berhasil diraih dari Monash University Australia pada 1996 dan Master of Management Technology (MMT) dari University of Melbourne, Australia, pada 1997. Semasa menjadi mahasiswa di UGM, Airlangga sudah aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Dia tepilih menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM. Atas dasar hal itu pula lah, ketika memasuki dunia politik dan menapak jejak di Partai Golkar, dirinya langsung memiliki karier yang cemerlang.
5. Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya
Menilik nama Airlangga Hartarto, akan selalu melekat pada dirinya nama keluarga besarnya, Hartarto. Lantas adakah kaitannya antara Pak Hartarto yang merupakan Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV, V dan VI (1983-1998) era Presiden Soeharto dengan sosok Airlangga Hartarto?
Jawabannya jelas ada. Airlangga Hartarto merupakan anak kandung dari Pak Ir. Hartarto Sastrosoenarto. Airlangga Hartarto sendiri merupakan anak kedua dari 5 bersaudara, saudara tertuanya, Gunadharma telah wafat pada 2004 silam. Kini, Airlangga Hartarto menjadi anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga inti Hartarto Sastrosoenarto, sepeninggal kakaknya tersebut. Ketiga adiknya yang lain adalah perempuan, yakni Indira Asoka, Gautama dan Maya Dewi.
[caption id="attachment_6643" align="aligncenter" width="448"]

Dr. (HC) Ir. Hartarto Sastrosoenarto (alm) (Foto:
bppt.go.id)[/caption]
Dari kelima putra dan putri Ir. Hartarto Sastrosoenarto, praktis hanya Airlangga Hartarto yang mengikuti jejak ayahnya dalam bidang kepartaian. Bahkan, seperti reinkarnasi, Airlangga Hartarto pun kini menduduki jabatan serupa ayahandanya pada 20 tahun silam. Memang, buah jatuh tak pernah jauh dari pohonnya. (bambang)
diolah dari beberapa sumber