kabargolkar.com - Menurut Indeks Ketahanan Pangan Global atau Global Food Security Index, ketahanan pangan Indonesia mengalami kecenderungan membaik dalam rentang waktu 5 tahun belakangan. Nilainya meningkat dari angka 50,7 pada tahun 2015, 53,2 pada tahun 2017, dan 62,6 pada tahun 2019. Peringkat dunia Indonesia juga membaik dari posisi ke 75 pada tahun 2015, naik ke 68 pada tahun 2017 dan kini posisi 62 dari 113 negara pada tahun 2019.
Indeks ketahanan pangan diukur dari aspek affordability atau kemampuan konsumen membeli makanan; availability atau kecukupan pasokan, risiko gangguan pasokan, kapasitas negara mendistribusikan pangan, dan penelitian untuk memperluas hasil pertanian; serta quality and safe yang terkait dengan kualitas dan keamanan pangan.
Penilaian indeks tersebut mengabaikan sumber pangan, apakah bahan pangan itu diproduksi oleh petani dalam negeri atau diimpor dari luar negeri. Tidak mengherankan apabila Singapura yang tidak memiliki lahan pertanian bisa menempati urutan pertama Indeks Ketahanan Pangan Global tahun 2019.
Fakta kenaikan indeks ketahanan pangan diatas menunjukan bahwa Indonesia mampu memperbaiki daya beli, distribusi dan kualitas pangannya, pertanyaanya kini apakah fakta angka tersebut terkait langsung dengan kenaikan kualitas pangan dan pertanian di dalam negeri?
Data BPS terkait Nilai Tukar Petani justru menunjukkan hal sebaliknya. NTP sebagai salah satu indikator kesejahteraan petani terlihat terus turun dalam dua puluh tahun terakhir. Meski naik turun datanya, NTP Nasional menunjukkan mengalami penurunan sejak tahun 2000. Dari angka 119,38 pada tahun 2000 kini menjadi 103,21 pada tahun 2019.
NTP atau Nilai Tukar Petani dihitung dengan membandingkan indeks harga yang diterima dengan indeks harga yang dibayarkan petani. NTP di atas 100 artinya petani mengalami surplus karena harga produksinya lebih besar dibandingkan dengan harga yang dikeluarkan untuk konsumsi. Dengan kata lain, dalam dua puluh tahun terakhir dengan merujuk data BPS tersebut artinya kesejahteraan petani terus turun sejak tahun 2000.