Kabargolkar.com - Partai Golkar ogah pusing dengan hasil lembaga survei yang menyebutkan partai lawas, termasuk Golkar, elektabilitasnya menurun karena kurang menyapa rakyat.
Partai yang berusia 56 tahun ini memastikan selalu bekerja tulus untuk rakyat saat pandemi Covid-19.
“Banyak yang dilakukan partai termasuk Golkar selama pandemi ini. Tetapi rasanya tidak elok kalau dieksploitasi untuk mendongkrak elektabilitas,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sebastian Salang yang kami kutip dari laman Rakyat Merdeka, Selasa (3/8/2021).
Untuk diketahui, Golkar termasuk parpol yang terlihat aktif membantu rakyat melawan pandemi. Berbagai kegiatan dilakukan, misalnya aksi turun gunung membagi sembako setiap Senin dan Jumat yang dilakukan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG), hingga vaksinasi gratis di DPP Partai Golkar.
Selain itu, masih ada aksi-aksi sosial Golkar lainnya, tapi masyarakat pada umumnya enggan membicarakan politik, apalagi soal elektabilitas menuju Pemilu 2024.
Politisi kelahiran Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tetap menyambut baik apa pun hasil survei terhadap Golkar. Baik atau buruk, hasilnya tetap menjadi bahan masukan dan indikator evaluasi agar partainya melangkah lebih baik lagi.
Pendiri Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) ini juga mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap parpol di tengah pandemi Covid-19. Misalnya, soal tekanan ekonomi.
Salang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu dan saling membantu. Juga, memberi bantuan seperti bekerja dalam diam, tanpa melihat hambatan politik, agama, dan suku.