Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Gencarnya Serangan ke Presiden Jokowi Menjadi Keprihatinan Bagi Anggota Dewan Pakar Golkar
  Nyoman Suardhika   20 Agustus 2021
Credit /Photo : Sindonews

Kabargolkar.com - Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Dr Anthon Sihombing mengatan, Bahwa
Partai Golkar sebaiknya bergerak menyatukan derap langkah dan barisan mendekati masyarakat banyak, terutama pemegang hak pilih untuk kepentingan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Partai Beringin perlu juga mendekati Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk digandengkan dengan Ketua Umum DPP Partai  Golkar Airlangga Hartarto untuk maju sebagai  calon presiden  dan calon wakil presiden (capres/cawapres) periode berikutnya.  

Menurut Anthon Sihombing, dalama keterangan yang kami lansir dari laman waspada.id, Jumat (20/8/21 ), bahwa suara masyarakat bahwah sangat banyak menginginkan agar Airlangga Hartarto sebagai Capres dipasangkan dengan Jokowi sebagai Cawapres. Sebab  dinilai bagaimana kepiawaian Jokowi dan Airlangga Hartarto mengelola perekonomian Indonesia, sehingga tetap terjaga di saat Pandemi, sudah tentu tidak terlepas dari terbangunnya koordinasi antara Presiden dengan Menko Perekonomian. 
   
Anthon Sihombing pun mengaku prihatin, bahkan merasa heran, dengan gencarnya “serangan” berbagai pihak kepada Presiden Joko Widodo yang saat ini tengah banyak menguras  tenaga dan pikiran  menghadapi dampak Pandemi Covid -19  .

“Coba perhatikan berita di mass media cetak, elektronik dan Media Sosial (Medsos) lainnya, serangan bertubi tubi  diarahkan kepada Jokowi sebagai pribadi, maupun jajaran Kabinet Indonesia Maju “ kata Anthon . 

Menurutnya, cuitan bernada kurang senang datang dari politisi partai tertentu, dengan alasan yang kurang menarik, bahkan cenderung di cari cari. 

Misalnya ada kritik pedas kepada pemerintah, mengenai kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk mengatasi atau mengurangi dampak Pandemi Corona 19. Padahal,  atas kerja keras pemerintah  pusat dan daerah ,  masyarakat yang terpapar  akibat  Pandemi Corona 19, secara pelan – pelan sudah mulai berkurang. 

“Memang gampang, mengatasi Pandemi ini ?”, tanya  Anthon sambil menambahkan negara – negara lain di dunia juga tidak mudah mengatasi Corona 19 . Apalagi  Indonesia, yang jumlah penduduknya cukup besar, yakni 270 juta lebih dan tersebar di puluhan ribu pulau” ucap Anthon.

Ada juga yang menilai  bahwa pemerintahan Presiden Jokowi mengesampingkan komitmen memerangi korupsi. Alasannya, tidak disinggung  dalam pidato kenegaraan yang dibacakan Jokowi pada Sidang Tahunan MPR, Senin (16/8). Ada pula pendapat yang menyatakan, masih banyak rakyat Indonesia yang belum merdeka secara substansial, khususnya dari segi penghasilan dan kesejahteraan. 

Kader Golkar senior ini mengatakan, dirinya mendapatkan fakta hingga saat ini masyarakat masih banyak yang menyukai dan mencintai Jokowi.

Jika pada Pemilu tahun 2019 lalu sekitar 85 juta rakyat Indonesia memilihnya, diyakini jumlahnya akan lebih besar seandainya Pemilu digelar sekarang ini. 

Makanya, karena Pemilu baru akan  dilaksanakan tiga tahun ke depan, sudah saatnya Partai Golkar mendekati sosok pribadi yang masih disayangi masyarakat. Jangan sampai terlambat, karena sesal kemudian tidak ada gunanya.

Menurutnya, suhu politik global, persaingan Amerika dan sekutunya terhadap Cina dan Rusia serta sekutunya juga akan mempengaruhi Pilpres mendatang

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.