Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Tegaskan Jokowi Butuh Cawapres Paham Masalah Ekonomi
  Kabar Golkar   21 Juli 2018
[caption id="attachment_9016" align="aligncenter" width="871"] Politisi Partai Golkar Eka Sastra saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (20/7) (AKURAT.CO/Kosim Rahman)[/caption] kabargolkar.com - Jokowi membutuhkan Cawapres yang paham dan mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi Indonesia yang fundamental. Politisi Partai Golkar, Eka Sastra, mengungkapkan bahwa kebutuhan bangsa Indonesia saat ini adalah jalan keluar dari segala permasalahan ekonomi yang membelit. "Ya kalau mau cari cawapres yang punya visi ekonomi. Silahkan dicek mana cawapres yang konon ada di kantongnya yang punya visi ekonomi, dan visi ekonomi bukan hanya dari sisi pikiran, tapi jalan keluar untuk menyelesaikan masalah indonesia yang akut ini," ungkapnya saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (20/7). Lebih lanjut, Eka Sastra menyebutkan bahwa Indonesia mengalami kondisi yang sama dengan Amerika di tahun 1992 lalu. Saat itu, gagasan menyelesaikan masalah ekonomi diangkat dan akhirnya memenangkan Bill Clinton. Menurutnya, Pilpres 2019 perlu mengadopsi pengarusutamaan isu ekonomi. Eka menjelaskan, dari negara agraris, perekonomian berubah basis ke industri dengan tetap memanfaatkan sumber daya alam sendiri, lalu berlanjut ke sektor jasa. Namun yang terjadi di Indonesia tidak demikian. "Iya, cuma memang kalau memang ditanya bahwa yang dibutuhkan saat ini ya orang yang punya visi ekonomo ya Pak Airlangga Hartarto," ujar Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar itu. Dengan demikian, lanjut Eka, Jokowi perlu cawapres yang bisa mengakomodir kepentingan rakyat. Khususnya di lapisan bawah atau kalangan petani. Sebab dengan langkah tersebur, masalah fundamental ekonomi akan pelan-pelan terkonstruksi ke arah positif. Namun, Eka menambahkan, pihaknya tak ingin memaksakan kehendak, kendati Ketum Golkar Airlangga diklaim memenuhi kriteria tersebut. "Cuma kan poin wapres ini prerogatif dari presiden. Kami berbeda, kami tidak pernah menawarkan bahwa harus mendukung ini, kalau kita tidak akan berpindah dukungan, kita tidak pernah," katanya. sumber berita
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.