KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf).
Adapun momen Erick dan Sandi bersalaman dan berpelukan berlangsung tak lama. Erick yang hendak meninggalkan rumah dinas Ketua DPR Bamsoet berpapasan dengan Sandi yang baru saja tiba.
Keduanya lantas bersalaman, ngobrol sebentar dan berpelukan. Momen itu seolah menjawab harapan Erick yang saat menyampaikan pidato pertama sebagai ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, Jumat (7/9) mengaku ingin berpelukan dengan Sandi.
Bambang Soesatyo yang rumah dinasnya menjadi lokasi momen bersejarah itu pun ikut bahagia. Menurutnya, momen Erick dan Sandi berpelukan itu bisa menjadi penyejuk di tengah meningkatnya suhu politik jelang pilpres tahun depan.
“Sudah seharusnya masing-masing kubu capres menunjukan kesejukan ke masyarakat. Sandiaga dan Erick sudah bersahabat lama. Keduanya juga memiliki latar belakang pengusaha. Saya yakin ini akan memperkecil perselisihan antara dua kubu yang bertarung dalam pilpres,” papar Bambang.
Politisi Golkar yang akrab disapa dengan panggilan Bamsoet itu juga meminta kepada Sandiaga dan Erick untuk menghindari penggunaan kampanye hitam. Sebab, kampanye hitam hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Bamsoet menegaskan, jabatan presiden sebagai sebuah amanah harus diraih dengan cara-cara bijaksana. Sebab, tujuan akhirnya demi kesejahteraan rakyat.
“Jangan gunakan kampanye hitam yang hanya akan mengorbankan persaudaraan antar anak bangsa. Mari bersama muliakan dan sejahterakan rakyat, karena sejatinya kedaulatan ada di tangan rakyat,” pungkas Ketua DPR yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia. #
*Bambang Soesatyo adalah Ketua DPR RI, dan politisi Partai Golongan Karya
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.