Politikus Senior Golkar Ragukan Uang e-KTP Mengalir Sampai Golkar
Kabar Golkar 06 April 2018
kabargolkar - Setya Novanto berkoar bahwa uang proyek e-KTP telah mengalir sampai jauh, tidak hanya politisi Senayan tetapi juga Partai Golkar. Eks Ketua DPR itu menyatakan ada uang Rp 5 miliar yang digunakan untuk membiayai Rapimnas Golkar.
Pengakuan Novanto, yang saat Rapimnas Partai Golkar 2012 menjabat Bendahara Umum, telah dibantah Ketua Umum Aburizal Bakrie kala itu. Ketua umum saat ini, Airlangga Hartarto, juga menepis. Terakhir politikus senior partai beringin Akbar Tanjung juga membantahnya.
"Saya yakin tidak ada karena Golkar punya sistem keuangan yang terbuka sebagaimana dulu saya pernah jadi Ketum," kata Akbar di Kantor Sekretariat Pergerakan Indonesia Maju (PIM), Jalan Brawijaya VIII No 11, Jakarta Selatan, Kamis (5/4).
Meski menyatakan keyakinananya tak ada uang yang disiramkan ke partai kuning, Ketum Golkar pasca Reformasi ini mempersilakan KPK melakukan penyelidikan.
"Kalau ada bukti pernyataan itu dibiarkan saja diproses. KPK juga punya kewenangan penyeldikkan kalau memang ada (aliran uang hasil korupsi)," katanya.
Adanya aliran uang disampaikan Novanto saat bersaksi pada sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Kamis (22/3). Uang diserahkan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi yang menjadi kurir pemberian uang korupsi e-KTP.
sumber berita
sumber foto: Antara
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.