Wakil Ketua Umum SOKSI dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, penyelenggaraan Formula E sangat prestisius dan bergengsi.
Di tahun 2023 ini saja, dari 16 seri Formula E, sebanyak 15 seri dilakukan di negara G-20. Sisanya 1 seri dilakukan di Monako pada 6 Mei.
Selain Indonesia, negara G-20 yang menjadi tuan rumah Formula E 2023 antara lain, Meksiko (menyelenggarakan Formula E pada 14 Januari), Arab Saudi (27 dan 28 Januari), India (11 Februari), Afrika Selatan (25 Februari), Brazil (25 Maret), Jerman (22 dan 23 April), Amerika Serikat (24 Juni), Italia (15 dan 16 Juli), serta Inggris (29 dan 30 Juli).
"Pada penyelenggaraan Jakarta ePrix 2022, perputaran uangnya diprediksi menembus Rp 2,6 triliun, dari dampak tambahan terhadap Produk Domestik Regional Bruto sebesar Rp 2,041 triliun dan dampak ekonomi langsung Rp 597 miliar. Kita yakini pada tahun 2023 ini jumlahnya akan meningkat, sehingga juga turut memberikan keuntungan berlipat bagi para sponsor," pungkas Bamsoet.