"Bersamaan dengan itu, fungsi investasi dan multilateral trade menjadi penting. Artinya, kita membuka akses terhadap pasar di 38 negara OECD. Kita juga menggunakan best practices," imbuhnya.
Kegiatan jamuan makan malam tersebut berlangsung hangat. Perwakilan negara anggota OECD menyampaikan dukungan, terhadap intensi keanggotaan OECD Indonesia.
Beberapa negara berkomitmen menyediakan dukungan yang diperlukan bagi Indonesia, serta kesediaan berbagi pengalaman dari proses aksesi yang sebelumnya dijalankan.
Dengan kemitraan yang tengah terjalin sebagai key partner OECD sejak 2007, proses keanggotaan Indonesia diyakini akan berjalan lancar.
Pertemuan ini juga dihadiri Duta Besar Australia, Duta Besar Belanda, Duta Besar Belgia, Duta Besar Irlandia, Duta Besar Jepang, Duta Besar Kosta Rika, Duta Besar Polandia, Duta Besar Turki, dan Duta Besar Yunani.
Selain itu, juga ada perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, Austria, Chile, Denmark, Finlandia, Hungaria, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Kolombia, Meksiko, Norwegia, Polandia, Portugal, Prancis, Selandia Baru, Spanyol, Swedia, dan Swiss. (rm.id)