Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Nusron Wahid Nilai Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Peluang Bumerang Pihak yang Kalah
  Nyoman Suardhika   29 Februari 2024
Gredit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menilai usulan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024 di DPR berlebihan.

Ketua Bappilu DPP Partai Golkar ini menuturkan, dugaan kecurangan biasa dinyatakan pihak yang kalah dalam pemilu. Menurut legislator Golkar itu, jika pengusutan dilakukan, justru pihak lain yang dapat terbukti melakukan kecurangan.

"Lha kalau menuduh ada kecurangan secara ini, buktikan! (Ada) 320.000 TPS. Dhuar! Satu per satu. Saya yakin sampai lima tahun itu tidak bakal selesai. Sehingga lima tahun ke depan, pemerintahan selesai, belum terbukti itu,” kata Nusron dalam keterangan persnya, Rabu (28/2/2024).

"Tapi biasa, dalam politik ini, selalu ada rumus, yang kalah selalu mengatakan, KPU curang, Bawaslu tidak tegas, kata Pak Mahfud begitu kan. Setiap pemilu. Setiap lima tahunan, yang kalah pasti ngomongnya begitu,” lanjutnya.

Nusron pun menegaskan, dugaan kecurangan pemilu harus dibuktikan dengan terang. 

Meskipun demikian, dia mengatakan pihaknya akan mendengarkan jika DPR menggulirkan hak angket.

"Ya sudah, itu namanya hak ya kita dengarkan dengan baik, namanya hak. Tetapi menurut hemat kami, dorongan untuk hak angket itu berlebihan kalau atas nama kecurangan pemilu. Nanti kita usut lagi yang curang malah justru yang lain, kan begitu,” katanya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.