Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Cristina Aryani; Wamen P2MI bahas penempatan PMI dengan Dubes RI untuk Korsel
  Muzaki   14 Mei 2025
Cristinas Aryani, Wamen P2MI.
Jakarta_ Waki Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani membahas optimalisasi penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) dalam pertemuannya dengan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan di Jakarta, Kamis (8/5).
 
"Diskusinya berjalan baik. Sejauh ini Korsel menjadi negara penempatan yang sangat diminati pekerja migran Indonesia," kata Wamen Christina, sebagaimana keterangan pers KP2MI di Jakarta.
 
Diskusi keduanya membahas isu seputar penempatan dan kondisi pekerja migran Indonesia di Republik Korea, termasuk terkait skema government to government (G to G) yang telah berjalan baik selama ini, dan evaluasi data roaster, hingga pemetaan peluang penempatan pada sektor lain di Korsel.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Christina meminta dukungan Dubes Cecep untuk memetakan dan membuka hubungan dengan Pemerintah Korsel.
 
Politik
 
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Christina meminta dukungan Dubes Cecep untuk memetakan dan membuka hubungan dengan Pemerintah Korsel.
 
Dengan dukungan tersebut, Wamen berharap akan ada lebih banyak peluang yang bisa dioptimalkan untuk penempatan pekerja migran Indonesia di negara itu, contohnya sektor pekerja musiman (seasonal worker) yang kemungkinan bisa dioptimalkan.
 
"Namun, harus kita lihat lagi sembari mempertimbangkan semua aspek, karena bekerja di luar negeri tidak hanya soal peluang, tapi juga risiko yang akan dihadapi pekerja migran kita. Utamanya soal jaminan pelindungan yang juga menjadi fokus kementerian kami," jelas Christina.
 
Wamen P2MI itu mengatakan bahwa kerja sama akan dilakukan setelah Korea Selatan selesai mengadakan pemilihan umum.
 
"Ada beberapa MoU kerja sama yang perlu diamandemen atau direvisi," katanya.
 
Adapun perkiraan jumlah warga negara Indonesia di Korsel mencapai sekitar 61.000 orang pada 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 90 persen WNI yang terd di Korsel adalah pekerja migran.
 
Sementara, total penempatan pekerja migran Indonesia di Korsel melalui program G to G per 13 Desember 2024 mencapai 13.611 orang.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.